Simulator ETF DCA | money-calc.com

Simulator investasi rutin ETF gratis. Saldo akhir, total keuntungan, dan grafik pertumbuhan tahunan.

Bunga majemuk bulanan dengan beban biaya

Dollar-cost averaging (DCA) dimodelkan persis seperti yang dipraktikkan: kontribusi tetap masuk pada awal setiap bulan dan seluruh saldo lalu tumbuh sebesar imbal hasil satu bulan. Biaya bukan pertimbangan belakangan — rasio biaya dikurangkan dari imbal hasil tahunan sebelum apa pun dimajemukkan, yang persis bagaimana beban biaya diam-diam menumpuk melawan Anda selama puluhan tahun kontribusi.

Contoh perhitungan dengan imbal hasil hipotetis

Mulai dengan 1.000 $ dan menambah 300 $ setiap bulan pada imbal hasil asumsi 7 % dengan rasio biaya 0,03 %: setelah 15 tahun saldo mencapai 98.228,20 $ atas 55.000 $ yang disetor — keuntungan 43.228,20 $. Menjalankan ulang rencana yang sama dengan rasio biaya 1 % berakhir mendekati 90.135,94 $, sekitar 8.100 $ lebih sedikit, dengan biaya sebagai satu-satunya perubahan. Imbal hasil adalah asumsi ilustratif, bukan prediksi; hanya informatif.

How to Use

  1. Initial Investment — Enter any lump-sum amount to invest today
  2. Monthly Contribution — Enter your planned monthly DCA amount
  3. Annual Return Rate — Enter expected annualized return (e.g. 7% for broad market index)
  4. Expense Ratio — Enter the fund's annual expense ratio (e.g. 0.03% for low-cost ETFs)
  5. Calculate — Click Calculate to see final balance, total gain, and year-by-year growth

FAQ

Apa itu dollar-cost averaging (DCA)?

DCA berarti menginvestasikan jumlah tetap secara berkala tanpa memperhatikan harga. Dengan membeli lebih banyak unit ketika harga rendah dan lebih sedikit saat tinggi, DCA meratakan volatilitas pasar dari waktu ke waktu.

Bagaimana expense ratio memengaruhi return?

Expense ratio dikurangkan dari return tahunan Anda. Expense ratio 1% pada return 7% menghasilkan return efektif 6%. Selama 30 tahun, hal ini dapat mengurangi saldo akhir Anda hingga 25% atau lebih.

Sebaiknya investasi lump sum atau DCA?

Investasi lump sum mengungguli DCA sekitar 2/3 dari waktu pada pasar yang sedang naik. Tetapi DCA mengurangi penyesalan dan risiko market timing. Kalkulator ini memungkinkan Anda memodelkan kedua strategi.